Italian Serie B
2020-2021
R Tim Main W D L Poin
1 Empoli 32 16 15 1 63
2 Lecce 33 15 13 5 58
3 Salernitana 32 14 12 6 54
4 Venezia 33 14 11 8 53
5 Monza 33 13 13 7 52
6 Spal 34 12 14 8 50
7 Chievo 32 12 12 8 48
8 Cittadella 33 12 11 10 47
9 Brescia 33 11 11 11 44
10 Reggina 33 11 11 11 44
11 Cremonese 33 11 10 12 43
12 Vicenza 33 9 14 10 41
13 Pisa 32 9 13 10 40
14 Frosinone 33 9 13 11 40
15 Pordenone Calcio SSD 32 8 13 11 37
16 Ascoli 34 9 10 15 37
17 Cosenza Calcio 1914 33 5 17 11 32
18 Reggio Audace FC 32 8 7 17 31
19 Pescara 33 6 10 17 28
20 ACD Virtus Entella 33 4 10 19 22
Upgrade Team Upgrade Play-offs Relegation Play-offs Degrade Team

Italian Serie B

Serie B terdiri dari 20 tim hingga musim 2002-03. Dalam satu musim reguler, setiap tim bertanding 42 kali, dua kali pertandingan untuk masing-masing tim lawan. Dalam sistem sepak bola Italia, format yang digunakan adalah sistem turnamen round-robin. Tiga poin diberikan kepada tim pemenang dalam setiap pertandingan, satu poin untuk masing-masing tim pada pertandingan yang berakhir seri, dan tim yang kalah tidak mendapatkan poin. Pada akhir musim sebanyak tiga tim promosi ke Serie A dan empat tim degradasi ke Lega Pro Prima Divisione. Dua tim urutan teratas mendapatkan promosi langsung, sedangkan tim peringkat ke-3 hingga ke-6 menggelar play-off promosi untuk memperebutkan satu jatah sisa promosi. Hal ini tidak berlaku apabila tim peringkat ke-3 memiliki selisih nilai minimal 10 poin atau lebih atas tim peringkat ke-4, yang mana berarti tim peringkat ke-3 juga langsung promosi ke Serie A. Jika play-off diadakan, tim peringkat 3 akan dipertemukan dengan tim peringkat 6, dan tim peringkat 4 akan dilawan oleh tim peringkat 5 dalam pertandingan yang menggunakan sistem kandang-tandang. Tim dengan posisi lebih tinggi mendapatkan keuntungan menjadi tuan rumah pada pertandingan yang ke-2. Play-off ini tidak menggunakan sistem gol tandang jika akumulasi hasil pertandingan berakhir seri. Dua tim yang memenangi masing-masing pertandingan tersebut kemudian dipertemukan di babak final yang juga menggunakan sistem kandang-tandang dan tim yang posisinya lebih tinggi menjadi tuan rumah di pertandingan yang ke-2. Perbedaannya adalah jika akumulasi atau agregat gol 2 pertandingan tersebut memiliki skor yang sama, maka dilakukan babak perpanjangan waktu. Jika setelah 2 kali babak perpanjangan waktu masih berakhir seri, maka tim dengan peringkat lebih tinggi mememenangi tiket promosi sisa. Tiga tim peringkat terakhir otomatis degradasi ke Lega Pro Prima Divisione. Jika tim peringkat ke-18 memiliki selisih poin 5 atau lebih dari tim peringkat ke-19, maka tim peringkat ke-9 menjadi tim ke-4 yang langsung degradasi, apabila kondisi tersebut tidak terpenuhi maka digelar play-off degradasi. Pada play-off degradasi, tim peringkat ke-18 akan melawan tim peringkat ke-19 dengan kandang-tandang dan tim peringkat ke-18 menjadi tuan rumah di pertandingan yang ke-2. Tim dengan agregat gol yang lebih tinggi tetap bertahan di Serie B. Jika hasil agregat bernilai sama, maka tim peringkat ke-18 tetap bertahan di Serie B, dan tim peringkat ke-19 degradasi ke Lega Pro Prima Divisione.
Tunjukkan Semua