Italian Serie B
2020-2021
R Tim Main W D L Poin
1 Empoli 38 19 16 3 73
2 Salernitana 38 19 12 7 69
3 Monza 38 17 13 8 64
4 Lecce 38 16 14 8 62
5 Venezia 38 15 14 9 59
6 Cittadella 38 15 12 11 57
7 Brescia 38 15 11 12 56
8 Chievo 38 14 14 10 56
9 Spal 38 14 14 10 56
10 Reggina 38 12 14 12 50
11 Frosinone 38 12 14 12 50
12 Pisa 38 11 15 12 48
13 Vicenza 38 11 15 12 48
14 Cremonese 38 12 12 14 48
15 Pordenone Calcio SSD 38 10 15 13 45
16 Ascoli 38 11 11 16 44
17 Cosenza Calcio 1914 38 6 17 15 35
18 Reggio Audace FC 38 9 7 22 34
19 Pescara 38 7 11 20 32
20 ACD Virtus Entella 38 4 11 23 23
Upgrade Team Upgrade Play-offs Relegation Play-offs Degrade Team

Italian Serie B

Serie B terdiri dari 20 tim hingga musim 2002-03. Dalam satu musim reguler, setiap tim bertanding 42 kali, dua kali pertandingan untuk masing-masing tim lawan. Dalam sistem sepak bola Italia, format yang digunakan adalah sistem turnamen round-robin. Tiga poin diberikan kepada tim pemenang dalam setiap pertandingan, satu poin untuk masing-masing tim pada pertandingan yang berakhir seri, dan tim yang kalah tidak mendapatkan poin. Pada akhir musim sebanyak tiga tim promosi ke Serie A dan empat tim degradasi ke Lega Pro Prima Divisione. Dua tim urutan teratas mendapatkan promosi langsung, sedangkan tim peringkat ke-3 hingga ke-6 menggelar play-off promosi untuk memperebutkan satu jatah sisa promosi. Hal ini tidak berlaku apabila tim peringkat ke-3 memiliki selisih nilai minimal 10 poin atau lebih atas tim peringkat ke-4, yang mana berarti tim peringkat ke-3 juga langsung promosi ke Serie A. Jika play-off diadakan, tim peringkat 3 akan dipertemukan dengan tim peringkat 6, dan tim peringkat 4 akan dilawan oleh tim peringkat 5 dalam pertandingan yang menggunakan sistem kandang-tandang. Tim dengan posisi lebih tinggi mendapatkan keuntungan menjadi tuan rumah pada pertandingan yang ke-2. Play-off ini tidak menggunakan sistem gol tandang jika akumulasi hasil pertandingan berakhir seri. Dua tim yang memenangi masing-masing pertandingan tersebut kemudian dipertemukan di babak final yang juga menggunakan sistem kandang-tandang dan tim yang posisinya lebih tinggi menjadi tuan rumah di pertandingan yang ke-2. Perbedaannya adalah jika akumulasi atau agregat gol 2 pertandingan tersebut memiliki skor yang sama, maka dilakukan babak perpanjangan waktu. Jika setelah 2 kali babak perpanjangan waktu masih berakhir seri, maka tim dengan peringkat lebih tinggi mememenangi tiket promosi sisa. Tiga tim peringkat terakhir otomatis degradasi ke Lega Pro Prima Divisione. Jika tim peringkat ke-18 memiliki selisih poin 5 atau lebih dari tim peringkat ke-19, maka tim peringkat ke-9 menjadi tim ke-4 yang langsung degradasi, apabila kondisi tersebut tidak terpenuhi maka digelar play-off degradasi. Pada play-off degradasi, tim peringkat ke-18 akan melawan tim peringkat ke-19 dengan kandang-tandang dan tim peringkat ke-18 menjadi tuan rumah di pertandingan yang ke-2. Tim dengan agregat gol yang lebih tinggi tetap bertahan di Serie B. Jika hasil agregat bernilai sama, maka tim peringkat ke-18 tetap bertahan di Serie B, dan tim peringkat ke-19 degradasi ke Lega Pro Prima Divisione.
Tunjukkan Semua